Strategi Belanja Pemerintah Stabilkan Pergerakan Ekonomi Sepanjang 2023

Optmisme Ekonomi 2023

Asuransi Rama_Digital 2023

STRATEGIĀ optimalisasi belanja dilakukan oleh pemerintah. Anggaran super jumbo pun sudah disiapkan. Selain untuk penyelenggaraan negara, anggaran tersebut juga sebagai jaminan tetap berputarnya roda ekonomi nasional sepanjang 2023. Memastikan kondisi inflasi di dalam negeri tetap terkendali. Sebab, ekonomi dunia tahun depan dihadapkan resesi. Adapun skenario belanja pemerintah dialirkan melalui pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, ketahanan pangan, ketahanan energi, pertahanan dan keamanan, hingga infrastruktur.

Belanja pemerintah untuk tahun 2023 mencapai angka Rp3.061,2 Triliun. Secara global, anggaran tersebut digunakan oleh pemerintah pusat dan daerah. Penggunaan oleh pemerintah pusat mencapai Rp2.246,5 Triliun. Adapun transfer kepada daerah mencapai jumlah Rp814,7 Triliun. Dari nilai total belanja besar tersebut, lini pendidikan memiliki pos terbesar dengan nominal Rp612,2 Triliun. Untuk belanja di bidang kesehatan mencapai Rp178,7 Triliun.

No.1 The Most Trusted Insurance 2022

Rincian alokasi belanja kesehatan untuk pemerintah pusat mencapai Rp118,7 Triliun. Adapun, pos biaya belanja bagi pemerintah daerah mencapai Rp60 Triliun. Besarnya alokasi anggaran kesehatan karena isu pandemi Covid-19 masih menjadi prioritas dalam tiga tahun belakangan ini. Ada juga alokasi biaya perlindungan sosial sekitar Rp476 Triliun. Pos ini menjadi shock absorber dengan alokasi subsidi Rp454,7 Triliun, pembiayaan Rp4,3 Triliun, lalu transfer daerah Rp17 Triliun.

Saat ini ketahanan pangan masih menjadi isu utama dengan jumlah slot belanja Rp104,2 Triliun. Angka ini naik Rp10,2 Triliun dari tahun sebelumnya. Ada juga slot ketahanan energi hingga Rp341,3 Triliun. Pos pembiayaan energi diarahkan untuk subsidi dan kompensasi demi menjaga daya beli masyarakat dengan ujung stabilitas ekonomi nasional. Pemerintah juga mengalokasikan dana belanja infrastruktur sebesar Rp392,1 Triliun. Adapun belanja pertahanan dan keamanan berjumlah Rp316,9 Triliun.

No.1 Indonesia Best Performing Award 2022

Seiring upaya stabilisasi ekonomi tahun depan oleh pemerintah, peran aktif masyarakat juga diperlukan dalam mengantisipasi faktor risiko. Antisipasi faktor risiko bisa diterapkan melalui No.1 The Most Trusted Insurance 2022 Asuransi Rama. Memiliki tagline Mudah, Cepat, danTerpercaya,Ā Asuransi Rama sudah mengembangkan sistem pengurusan polis secara digital. Memanfaatkan teknologi sehingga semua dilakukan online. Hemat waktu dan pembiayaan. Berdiri sejak Agustus 1978, Asuransi Rama sudah menerbitkan 1,6 Juta polis.

Menggunakan E-Polis, rasio akurasi pencairan klaimnya sempurna 99,6%. Artinya, tidak ada status gagal bayar. No.1 The Most Trusted Insurance 2022 Asuransi RamaĀ selama ini selalu memberikan pelayanan prima melalu beragam fitur terbaiknya. Sangat membantu masyarakat Indonesia dan menjadi solusi atas risiko yang muncul. Selain Harta Benda, fitur lengkap Asuransi Rama adalah Asuransi Kendaraan Bermotor, Rekayasa, Kecelakaan Diri, dan Tanggung Gugat. Ada juga fitur Asuransi Pengangkutan, Suretyship, hingga Asuransi Lainnya.

Indonesia Golden Insurance Company Winner 2022

Memudahkan layanan bagi konsumen, sedikitnya 800 bengkel resmi pun disiapkan. Saat risiko muncul, masyarakat bisa mengakses bengkel terdekat dengan TKP (tempat kejadian perkara). Asuransi Rama juga dihadirkan melalui Kantor Cabang dan Kantor Pemasaran pada 13 kota di Indonesia. Untuk Kantor Cabang berada di Bandung dan Surabaya. Adapun Kantor Pemasaran Asuransi Rama berada di Semarang, Yogyakarta, Solo, Malang, lalu Medan, Pekanbaru, Palembang, Batam, dan Makassar.

Untuk informasi lebih detail bisa ditanyakan langsung kepada Asuransi Rama melalui nomor telepon (+62) 81929302456 atau (+6221) 50100947/946. Selain via telepon, bisa juga mengunjungi website https://ramains.com/Ā untuk melakukan chat dengan operator Asuransi Rama. Bisa juga datang langsung ke AXA TOWER 29th Floor, Suite #07, dengan alamat di Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 18, Kuningan Jakarta Selatan, Jakarta. Namun, ingat, tetap patuhi protokol kesehatan agar ancaman kasus Covid-19 tidak membesar dan menyebar. (*)